Newest Post
// Posted by :Unknown
// On :Sabtu, 30 Maret 2013
Saat
yang paling indah namun juga paling penuh dengan masalah dan ancaman
bencana....
Masa
yang paling indah adalah masa remaja
Banyak
orang sering berkata, masa yang paling indah itu adalah masa
remaja. Huft,
kenapa kok bisa dibilang seperti itu ya? Memang benar adanya masa
yang paling berkesan di hati adalah masa remaja. Karena pada saat
remaja, kita banyak mengalami suatu awal masa, di mana kita ingin
mencari sesuatu yang namanya 'jati diri'. Pada saat proses
pencarian jati diri kita pasti akan banyak menemukan masalah.
Menurut Stanley Hall (dalam Santrock,
2003) usia remaja berada pada rentang 12-23 tahun.
Remaja
atau adolescence, berasal
dari kata Latin adoloscere (kata
bendanya, adolescentia,
yang berarti remaja), yang berarti 'tumbuh' atau 'tumbuh menjadi
dewasa'.
Mengapa
bisa dikatakan masa remaja merupakan 'masa badai dan tekanan'? Karena
setiap periode masa remaja mempunyai masalah sendiri-sendiri. Dan
masalah masa remaja itu sering menjadi masalah yang sulit untuk
diatasi, baik oleh anak laki-laki maupun anak perempuan. Banyak
sekali problematika yang sulit kita hadapi pada saat usia remaja,
contohnya adalah masalah percintaan, masalah berkenaan dengan rasa
ingin tahu dalam segala hal, masalah-masalah internal yang sulit
untuk diutarakan kepada orang lain, karena kebanyakan dari
mereka merasa sudah mandiri dan sanggup menyelesaikan masalahnya
sendiri, walaupun faktanya tidak seperti yang ia bayangkan.
Mereka
berkeras ingin mengatasi masalahnya sendiri, menolak bantuan
orangtua, teman dan guru-guru. Karena ketidakmampuan mengatasi
masalahnya sendiri, menurut cara yang mereka yakini, banyak remaja
akhirnya menemukan bahwa penyelesaiannya tidak selalu sesuai dengan
harapan mereka. Seperti dijelaskan oleh Anna
Freud,
“Banyak kegagalan, yang seringkali disertai akibat yang tragis,
bukan karena ketidakmampuan individu, tetapi karena kenyataan bahwa
tuntutan yang diajukan kepadanya, justru pada saat semua tenaganya
telah dihabiskan untuk mencoba mengatasi masalah pokok, yang
disebabkan oleh pertumbuhan dan perkembangan seksual yang normal”
(50).
Masa
yang paling menyedihkan adalah masa remaja.
Masa
yang paling ingin dikenang adalah masa remaja.
Masa
yang paling ingin dilupakan adalah masa remaja.
Lalu
apa yang dimaksud masa yang paling indah adalah masa remaja?
Karena
pada saat remaja, kita banyak mendapat sesuatu hal yang belum pernah
kita dapatkan sebelumnya, mulai dari memiliki sahabat dekat, teman
'curhat' dan banyak lagi kisah-kisah kehidupan remaja yang penuh
warna. Semua hal yang kita rasakan di usia muda itu akan tumbuh
secara alamiah, dan didasari juga oleh rasa penasaran dan ingin tahu
yang besar. Pada saat kita mengenal rasa cinta terhadap lawan jenis,
itu adalah sesuatu hal yang normal yang pasti akan dialami oleh
setiap remaja.
Ketika
remaja mulai mengenal cinta, tanpa ia sadari, sebenarnya semakin
dalam pula rasa ingin tahunya tentang cinta terhadap lawan jenis. Dan
bersamaan dengan itu, ia pun semakin tidak sadar bahwa ia akan segera
memasuki gerbang masalah yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
Jadi, bagi siapa pun - remaja - yang saat ini merasakan rasanya
berpacaran, jangan disesali jika saat ini sedang memiliki masalah
dengan pasangan (pacar).
Memiliki
masalah dengan pasangan di usia muda sebenarnya indah. Karena di saat
itulah kita tidak akan pernah bisa melupakannya. Dan pada saat itu
juga, kita mulai bisa belajar cara menyelesaikan masalah kita
sendiri. Karena, kita sudah remaja. Kalau kita merasa tidak bisa
menyelesaikan masalah yang kita hadapi, pastinya kita bisa mencari
teman atau sahabat yang menurut kita bisa dijadikan tempat 'curhat'.
Namun sebenarnya tak hanya teman atau sahabat, jika kita memiliki
orangtua yang welcome dan
memiliki sifat pengertian, terhadap masalah yang saat ini kita
hadapi, tentunya kita juga bisa bercerita kepada mereka.
Tapi
kalau kita memiliki orangtua yang kebetulan kolot atau tidak
pengertian dengan masalah yang sedang kita hadapi, ya kita jangan
memaksa untuk bercerita pada mereka. Bisa tambah masalah kita
nantinya. Karena kita juga harus maklum kalau orangtua kita tidak
bisa menerima cerita tentang masalah percintaan kita, sebab mereka
kan lahir beda zaman dengan kita. Namun begitu, walau bagaimana pun,
mencintai orangtua adalah hal utama, karena nyatanya merekalah orang
pertama yang paling berjasa dalam hidup kita.